Skip to main content

Posts

CAHAYA NILAI SKK UNTUK ANAK-ANAK SKK part2 - BHS TDM 21 Jan 2026

Secara  fisik anak-anak SKK  sudah  memanen hidup sehat.  Tugas  selanjutnya sebagai orang tua  adalah  menghadirkan cahaya nilai SKK  ke dalam  hidup anak-anak kita.  Ini  perlu  menjadi  perhatian utama para orang tua  dalam  Komunitas SKK.  Berikut  beberapa nilai penting  yang  perlu ditanamkan sejak dini.      ANAK BUKAN OBJEK AJAR MELAINKAN SUBJEK BELAJAR   Disadari  atau  tidak  kebanyakan  kita sebagai orang tua  menempatkan  anak-anak kita sebagai objek  yang  harus terus dijejali  dengan  berbagai ajaran  dan  nasehat.  Kita  sering menempatkan anak sebagai orang  yang  belum tahu apa-apa.  Kita  kurang memberi ruang belajar bagi anak,  padahal  ruang itu sangat diperlukan anak  agar  belajar nilai-nilai luhur sejak kecil.  Sebagai...
Recent posts

HATI YANG GEMBIRA ADALAH OBAT YANG MANJUR - BHS TDM 26 Jan 26

 Mengelola kesehatan  sejatinya  tidak melulu melalui tindakan medis.   Kesadaran  ini  bukan baru muncul belakangan ini.  Sudah  sejak abad ke 10 SM,  sejak  jaman Raja Salomo sekitar tahun 970-930 SM,  kesadaran  akan kondisi hati menentukan kesehatan  terbaca dalam  Kitab Amsal 17:22,     “Hati yang gembira adalah obat yang manjur.”    Tidak  sekedar obat  bahkan  lebih lagi sebagai obat yang manjur.  Sore ini  Opa  mencerahkan  komunitas SKK  tentang  bagaimana hati  menentukan  kualitas kesehatan kita.   HATI YANG GEMBIRA ADALAH OBAT YANG MANJUR  Kutipan  Amsal 17:22  di atas  memperlihatkan bagaimana hati memainkan peran sangat penting  dalam  mengelola kualitas kesehatan kita.   Gembira  tidaksama  dengan tertawa  bahkan  sampai cekikikan sekalipun.  Sesungguhnya ...

HATI MENUNTUN MENUJU TUJUAN HIDUP MELALUI MAKNA HIDUP - BHS TDM 10 Feb 2026

*Kita sudah pasti menerima* bahwa *manusia tidak saja memiliki tubuh* melainkan *terutama *memiliki jiwa.* *Fakta ini* tidak serta merta *membuat kita memberi perhatian minimal berimbang* antara *tubuh* dan *jiwa.* *Kenyataannya* sebagian besar *perhatian kita tercurah* pada *tubuh.* Melalui BHS SKK *Opa* selalu *menarik kita memberi perhatian terutama* pada *jiwa* sebagaimana pesan Opa sore ini.   *JIWA MENUJU TUJUAN HIDUP MELALUI MAKNA HIDUP* *Isi pikiran manusia umumnya berasal* dari *dua sumber informasi.* Kedua sumber informasi ini *sejalan dengan dua unsur* yang *membentuk manusia* yaitu *tubuh* dan *jiwa.* *Tubuh manusia* berasal *dari tanah* dan *akan kembali ke tanah* sebaliknya *sisi lain dari manusia* yaitu *jiwa tidak berasal dari tanah* dan *akan kembali ke asalnya* yang *ilahi.* Dengan *mekanisme belajarnya tubuh mengumpulkan informasi* demikianpun *jiwa mengumpulkan informasi* dengan *mekanisme belajarnya.* Yang *dihimpun oleh tubuh* pada dasarnya *informasi* ya...

TOBAT’ ITU OBAT ORGANIK, DAN ‘JALANI SAJA’ ITU AUTOPHAGY SPIRITUAL, BHSO 21 Feb 2026

*_Hidup untuk makan_* merupakan *prinsip hidup manusia lama* dan *sudah melahirkan berbagai penderitaan* bagi *dunia* dan *manusia.* *Opa,* dalam BHSO kali ini, *mengajak kita hidup* dengan *semangat berbeda,* *_makan untuk hidup._* Bagaimana *makan untuk hidup* yang *benar akan diperjelas opa* dalam *pertemuan BHSO kali ini.*  *TOBAT DAN AUTOPHAGY KUNCINYA* *Sesungguhnya makan* adalah *aktivitas yang tidak terpisahkan* dari *hidup manusia.* *Fakta menyajikan dengan sangat gamblang* bahwa *kebanyakan kita mengalami sakit* dan *berbagai penderitaan* bukan *kaena tidak makan* melainkan *karena makan.*  Maka *Opa mengajak kita menghidupi prinsip dasar* yang *benar tentang makan.* Semangat *hidup untuk makan* harus *kita tinggalkan* dan *kita seharusnya bergerak* pada *semangat makan untuk hidup.* Sudah *jelas prinsip hidup untuk makan* telah *membawa manusia jauh dari kondisi* yang *kita sebut sehat.* Pola *seperti ini berorientasi* pada *makan bukan pada hidup.* SKK *terus hadir...

HATI IBARAT PENGEMUDI DIRI - BHS TDM - 28 Jan 2026

*Opa* dalam setiap kesempatan *terus menegaskan* bahwa *manusia terdiri* dari *tubuh* dan *jiwa.* Ketika *dunia memberi perhatian lebih* pada *tubuh,* *Opa* melalui *BHS bagi Komunitas SKK* terus *mengajak kita memberi perHATIan pertama* dan *terutama pada jiwa.* Sore ini *Opa kembali memberi pesan penting* untuk *memberi HATI* pada *jiwa.*    *JIWA ITU DRIVER DIRI* *Manusia sesungguhnya terdiri* atas *tubuh* dan *jiwa.* Ibarat mobil *jiwa itu drivernya.* Jika *drivernya mabuk* maka *mobil akan menghadirkan kehancuran* karena *menabrak semua hal di luar jalurnya.* Yang *hancur bukan hanya benda yang ditabrak,* *mobilnya* sendiri juga *ringsek.* *_Jiwa itu abadi, jiwa tidak mati._* Agar *driver membawa mobil pada jalur yang benar* dan *menolong tidak hanya dirinya sendiri* melainkan juga *orang lain* maka *driver perlu diberi perhatian lebih.* *Driver* perlu *diberi makanan bernutrisi baik* dan *lengkap* agar *benar-benar mampu mengemudi diri menuju tujuan hidup.*  Jika *j...

BELAJAR DARI PENGALAMAN NDE (NEAR-DEATH EXPERIENCE) - BHS TDM 29 Januari 2026

*Near-Death Experience (NDE)* adalah *pengalaman mendekati kematian* atau *lebih kita kenal* dengan istilah *mati suri.* Kondisi ini *biasanya dialami ketika orang* dalam *kondisi kritis, sekarat,* atau *mati klinis.* Sore ini *Opa mengajak Komunitas SKK* agar *belajar dari pengalaman orang yang pernah mengalami NDE* atau *mati suri* agar *lebih memaknai hidup.*     *HIDUP MENURUT PENGALAMAN ORANG MATI SURI* Sudah *banyak buku yang menuliskan kisah orang mengalami* peristiwa *Near-death experience (NDE)* atau *mati suri.* Opa menegaskan *tujuan kita membaca kisah seperti ini* karena *sudah saatnya memberi perHATIan lebih* pada *jiwa.* Selama ini *sebagian besar kita mencurahkan hampir seluruh hidup kita* hanya *berfokus pada tubuh.* Sebagaimana sejauh ini *moto men sana in corpore sano* mengubah *pola hidup dunia* dengan *menitikberatkan pada sehat tubuh,* komunitas *SKK pun seharusnya* menjadikan *Corpus Sanum in Mentem Sanam* menjadi *arus perubahan baru* yang *memberi ...

FIDELIS USQUE AD PROBATIONEM , SETIA SAMPAI TERBUKTI, BHSO Lembata 14 Feb 2026

Dalam *BHSO SKK Wilayah LEMBATA*  kali ini *Opa mengutip ayat* dari *_Injil Lukas 6:41-42._* Kutipan ini berkisah ketika *Yesus menegur Kaum Farisi* dengan *pertanyaan retoris* mengapa *kamu melihat selumbar di mata saudaramu* sedangkan *_kamu mengabaikan balok di matamu sendiri._* *Opa menegaskan* bahwa *balok inilah* yang *menjadikan kita gagal mengelolah hidup secara baik.* Ketika *gagal mengelola hidup* maka *kita akan memanen berbagai kemalangan.* Kemalangan *menyata dalam berbagai wajah* seperti *sakit, rumah tangga tidak lagi damai, relasi yang rusak* dan *kenyataan minor* lainnya. *Opa* melalui *BHSO SKK LEMBATA dan sekitarnya* kali ini  *membuka jalan agar kita terbebas dari berbagai* bentuk *‘balok’* yang *akan bermuara pada kegagalan mengelola hidup.* *Kita diajak* untuk *setia pada pola hidup ala SKK* sampai *memanen pembuktian* seperti kata pepatah *Fidelis Usque Ad Probationem* = *setia sampai terbukti.* *MENGENALI BALOK DALAM DIRI* *Selumbar* dan *balok* memang ...