Mengelola kesehatan sejatinya tidak melulu melalui tindakan medis. Kesadaran ini bukan baru muncul belakangan ini. Sudah sejak abad ke 10 SM, sejak jaman Raja Salomo sekitar tahun 970-930 SM, kesadaran akan kondisi hati menentukan kesehatan terbaca dalam Kitab Amsal 17:22, “Hati yang gembira adalah obat yang manjur.” Tidak sekedar obat bahkan lebih lagi sebagai obat yang manjur. Sore ini Opa mencerahkan komunitas SKK tentang bagaimana hati menentukan kualitas kesehatan kita.
HATI YANG GEMBIRA ADALAH OBAT YANG MANJUR
Kutipan Amsal 17:22 di atas memperlihatkan bagaimana hati memainkan peran sangat penting dalam mengelola kualitas kesehatan kita. Gembira tidaksama dengan tertawa bahkan sampai cekikikan sekalipun. Sesungguhnya hati yang gembira itu tidak selalu ditunjukan melalui ekspresi tertawa saja. Bagi Opa hati yang gembira itu bisa kita peroleh melalui (1) menerima diri. Kita menerima kenyataan bahwa kita sudah tua misalnya bahkan menerima bahwa kita lagi sakit adalah ekspresi hati yang gembira. Ketika kita bersikap sebaliknya maka hati kita menjadi gelisah, kacau dan bahkan memberatkan sakit kita. Yang paling tinggi kualitas hati yang gembira bukan pada sekedar menerima diri melainkan pada hati yang gembira dalam bekerja, berkarya dan berkreasi. Kita melakukan apa pun dalam kegembiraan dan sukacita. Orang yang berkarya tidak pernah kekurangan bahan untuk mengajar. Ini bisa terjadi karena mengajar dari bahan yang telah dikerjakan sendiri. Yang berkarya selalu berkelimpahan bahan ajar bagi sesama. Sedangkan gembira bersama, ramai-ramai itu tidak buruk tetapi menunjukan tingkat kualitas yang rendah dan rendah pula pengaruhnya bagi kualitas kesehatan. Orang yang berjuang menerima sakitnya kemudian mengabaikan sakit dengan terus bekerja dan berkarya sesungguhnya memperlihatkan kualitas hati gembira paling baik.
TAKUT PADA TUHAN
Komunitas SKK terus didorong meningkatkan kualitas kesehatan diri melalui berbagai kesempatan terlebih melalui BHS. BHS SKK menuntun kita agar menaruh per HATI an pokok pada menutrisi hati. Hati yang gembira menjadi lebih berkualitas bagi Komunitas SKK karena juga diperkuat dengan sisi spiritualitas hidup. Kita dibimbing untuk takut pada Tuhan secara benar. Takut pada Tuhan tidak berarti harus berlutut dan bersujud sesuai ritual pada agama dan keyakinan masing-masing. Inti takut pada Tuhan sejatinya ada pada dua hal pokok, “Jauhi larangannya dan patuhi perintahNya. ” Kata takut pada Tuhan tidak bisa diartikan sebagai takwa dalam pengertian umum yang kita terima seperti rajin beribadat, mengikuti berbagai ritual dan berbagai tuntutan agamis lainnya. Yang perlu kita dorong adalah mengetahui perintah Tuhan agar dengan tekun melaksanakannya. Dengan demikian meningkatkan pengetahuan akan perintah Tuhan itu juga penting. Bagaimana bisa melaksanakan perintahNya jika kita tidak mau tahu dan tidak belajar sungguh apa itu perintahNya. Teruslah belajar supaya tahu dan setelah tahu kita lakukan dalam hidup harian kita. Tidak belajar itu sikap tidak baik. Kita perlu belajar terus supaya kita tahu yang benar dan itu yang kita hidupi, dan yang tidak benar dan itu yang dihindari. Yang sudah kita ketahui, kita lakukan sungguh-sungguh. Kita tidak sekedar mengumpulkan pengetahuan tanpa melakukannya. Yang sudah diketahui haruslah dilakukan sungguh-sungguh. Belajar dari Opa ketika tahu bahwa, “gampang mengikuti Aku, ciptakanlah suasana gembira di mana pun kau berada, bukankah injil itu khabar sukacita?” Kita semua sudah merasakan dan mengalami bagaimana Injil khabar sukacita dibawa Opa dalam setiap perjumpaan dengan siapa pun dalam hidupNya. Opa bahkan memperkuat pengetahuannya dengan membaca beberapa buku berisi cerita lucu agar bisa menghidupkan suasana. Kesungguhan melakukan yang diketahui ini yang terus didorong Opa bagi komunitas SKK dan ini memperkuat hati yang gembira adalah obat yang manjur. Mari terus meningkatkan kualitas hati agar memanen sehat secara mandiri dan tidak bergantung pada orang lain apalagi pada alat.
Salam Sukacita 👍❤😀
NB:
Baca dan Hayati pesan Opa Anton ini dengan Segenap hati utk dijalankan dalam hidup keseharian agar benar2 sehat jiwa dan badan.
TEAMBHSKOCARKACIRSKK.
👍❤😀
Niko Boleng.
Comments
Post a Comment