*Near-Death Experience (NDE)* adalah *pengalaman mendekati kematian* atau *lebih kita kenal* dengan istilah *mati suri.* Kondisi ini *biasanya dialami ketika orang* dalam *kondisi kritis, sekarat,* atau *mati klinis.* Sore ini *Opa mengajak Komunitas SKK* agar *belajar dari pengalaman orang yang pernah mengalami NDE* atau *mati suri* agar *lebih memaknai hidup.*
*HIDUP MENURUT PENGALAMAN ORANG MATI SURI*
Sudah *banyak buku yang menuliskan kisah orang mengalami* peristiwa *Near-death experience (NDE)* atau *mati suri.* Opa menegaskan *tujuan kita membaca kisah seperti ini* karena *sudah saatnya memberi perHATIan lebih* pada *jiwa.* Selama ini *sebagian besar kita mencurahkan hampir seluruh hidup kita* hanya *berfokus pada tubuh.* Sebagaimana sejauh ini *moto men sana in corpore sano* mengubah *pola hidup dunia* dengan *menitikberatkan pada sehat tubuh,* komunitas *SKK pun seharusnya* menjadikan *Corpus Sanum in Mentem Sanam* menjadi *arus perubahan baru* yang *memberi perHATIan* pada *kesehatan jiwa.* Meskipun *Corpus sanum in mentem sanam* baru *berusia 19 tahun* tetapi *pengaruhnya sudah mulai terasa* dalam *komunitas SKK* dan *sudah terlihat juga pengaruhnya ke dunia sekitar kita.* *Kedua adagium latin* ini *sebenarnya menyiratkan pengakuan* bahwa *manusia terdiri dari tidak hanya tubuh* melainkan juga *jiwa.* Kita *disebut manusia* karena *hadirnya kedua entitas ini.* Jika *jiwa keluar dari tubuh* maka *tubuh menjadi mayat.* Yang *membuat kita hidup itu* adalah *jiwa* dan *karenanya perhatian kepada jiwa* haruslah *jauh lebih intens.* Dalam *buku Opa yang akan terbit nanti akan diulas* bahwa yang menyebabkan *kita hidup* adalah *hidup itu.* *Hidup itu* yang *membuat kita hidup.* Pengalaman *keseharian kita sebenarnya* sudah *terjadi kematian kecil-kecil* seperti *malas, bodoh, tidak percaya diri, takut, cemas,* dan *brain rot.* Ini *kematian kecil* yang *belum memisahkan kita dari hidup.* Kita *bisa belajar banyak dari yang pernah mati suri* agar *kita bisa bebas dari kematian kecil dalam hidup* dan *terus menutrisi jiwa* sebagai *fokus utama hidup kita.*
Kembali ke *kisah NDE,* dalam *banyak kisah mati suri (NDE)* umumnya *terjadi peristiwa Out of Body Experience (OBE)* yaitu *jiwa keluar dari tubuh.* *Jiwa* orang tersebut *terbang* atau *keluar dari tubuhnya* dan *menyaksikan semua yang terjadi* termasuk *menyaksikan tubuhnya sendiri dari atas.* *Jiwa terbang* menyusuri *terowongan, melihat cahaya sangat terang, merasa sangat damai* dan *berkesempatan meninjau kembali video kehidupan masa lalu.* Peristiwa *ini banyak mengubah kepribadian* dan *pandangannya terhadap hidup secara drastis.* *Jiwa keluar* dari *tubuh tetapi tidak mati* karena *jiwa menjumpai sumber hidup.* Oleh karena itu *orang yang mengalaminya* mereka *sebenarnya pergi untuk mendapatkan hidup* yang *lebih bercahaya* dari *sumber hidup.* *Mereka keluar* dari *lorong kegelapan* menuju ke *terowongan cahaya hidup.* Setelah *bercahaya itulah* mereka *berjumpa dengan sanak keluarga* yang *sudah berbahagia,* dan *mungkin para malaikat.* Kemudian *mereka kembali,* dan *saat kembali cahaya hidup* yang *mereka terima dari sumber hidup* itu *bernar-benar bercahaya dalam hidupnya.* *Cahaya hidup yang baru* menghilangkan *semua rasa takut, cemas* dan *kematian kecil* lainnya. *Mereka* akhirnya *benar-benar hidup menurut ukuran cahaya* yang *mereka terima.* Yang *telah melalui pengalaman NDE* biasanya *mengarahkan hidup pada peningakatan kualitas hidup spiritual* dan *fokus pada perbuatan baik* untuk *nutrisi jiwa.* Biasanya *perhatian pada tubuh* atau *materi tidak lagi menjadi tujuan hidupnya.* *Jiwa* menjadi *pusat perhatian* sehingga *hidupnya lebih bercahaya, lebih bermakna,* hidupnya *terus berorientasi pada cahaya* dari *sumber hidup yang telah dialaminya.* *Fokus pada jiwa* yang *dihadirkan oleh mereka* yang *mengalami NDE inilah yang perlu kita timba.* Mereka *bahkan tidak lagi takut mati* karena *telah mengalami sukacitanya hidup ilahi itu.* Jadi *kita tidak perlu mati suri dulu* agar *bisa menutrisi jiwa,* kita *mengambil sari hidup* dari *yang pernah mati suri* agar *hidup kita mengandung sari hidup* untuk *tujuan hidup sesungguhnya.* Dengan *cara hidup seperti* ini *kita menjadi sungguh-sungguh hidup* sejak *dari dunia* ini *tanpa perlu melalui peristiwa NDE.*
Salam Sukacita 👍❤😀
Anton Porat
*TEAMBHSKOCARKACIRSKK.*
👍❤😀
By
_Niko Boleng_
Comments
Post a Comment