Skip to main content

LIFE BEGINS AT 40(question mark) - BHS TDM - 20 Maret 2025

By OPA ANTON.


Dalam pandangan umum yang diakui dunia barat, hidup dimulai pada usia 40  tahun, Life Begins at forty. Pandangan ini  mengacu pada kondisi kematangan finansial, kematangan emosional, dan kematangan lain yang diharapkan dalam hidup. Pandangan ini tidak disadari mengandung bahaya. 

Pertanyaannya benarkah demikian? Fakta yang sulit dibantah akhir-akhir ini adalah justru pada usia 40-an justru secara fisik kondisi Kesehatan menunjukan penurunan yang signifikan. Bahkan banyak yang belum mencapai usia kematangan 40 tahun sudah mengalami kondisi yang memprihatinkan. Artinya bahwa Death Begins at 40 bukan sebaliknya seperti yang diterima umum di atas. 


Makanan adalah Penyebabnya.

Banyak makanan yang dikonsumsi oleh manusia sejak usia remaja sampai sekitar usia 40-an, usia di mana manusia doyan dengan makanan dan gaya hedonis lainnya. Makanan yang dikonsumsi pada zaman sekarang misalnya, banyak mengandung zat-zat pengawet adiktif dan aditif yang justru mempercepat mulainya masa kematian, yang dirasakan pada awalnya sebagai setengah mati. Opa mencontohkan minyak goreng misalnya. Ada sekian banyak bahan kimia yang ada dalam minyak goreng sekarang, minimal pengawet, penjernih, aroma dan lain-lain. Selanjutnya beras mungkin lebih banyak lagi seperti, pupuk, pestisida, pengawet, pewarna, pengharum, dan residu bahan kimia lainnya. Sejak dari dalam kandungan kita sudah menampung bahan kimia dalam tubuh dan hasilnya jelas sebelum usia 40 sudah sangat kelihatan penurunan fisik yang sangat nyata. Kalau seperti ini, kata Opa sambil menunjuk Om Toni yang baru pulang kuliah dengan menyeret kaki karena bisul, Namanya jatuh tempo. Beruntunglah keluarga SKK karena sudah terbebas dari kondisi ‘keracunan’ sehingga kita mengalami kondisi sakit karena jatuh tempo dan luar biasanya lagi jatuh tempo Ketika kita tidak lagi mengandung racun kimia dalam tubuh…dengan begitu kita secara fisik dan psikis lebih siap menghadapi kondisi jatuh tempo. Opa menekankan lagi luar biasanya air yang kita minum ala SKK. Ketika dalam kondisi tertentu mengalami sakit yang luar biasa biasakanlah dengan mengkonsumsi air ala SKK. Hindari berpikir obat melulu Ketika dalam kondisi demikian. 


Mari keluarga besar SKK terus meningkatkan Upaya menekan masuknya ‘chemical’ dalam tubuh terlebih dengan membangun water chemistry ala SKK…ingat selalu AIR = Aku Ini Rahmat. 


NB:

Baca dan Hayati pesan Opa Anton ini  dengan Segenap hati utk dijalankan dalam hidup keseharian agar benar2 sehat jiwa n badan.


TEAMBHSKOCAKACIR. 👍❤😀


Niko Boleng

Comments

Popular posts from this blog

DAMAI itu DAM – AI (I in English) - BHS Klaten (Part2) - 25 Mei 2025

Apakah Damai ada padamu? Pertanyaan renungan Opa mengawali aktivitas ngopi pagi di BHS SKK Klaten. Pertanyaan ini memperlihatkan pentingnya damai yang pasti sudah sangat sering didengar baik dari mimbar agama maupun mimbar kehidupan lainnya. Damai memang menjadi bagian tak terpisahkan dalam hidup kita baik sebagai pribadi dalam keluarga, komunitas keagamaan maupun komunitas social dan komunitas kategorial lainnya. Kali ini Opa menjelaskan damai dari dan dalam ritus agama dan terlebih pada ritus kehidupan.  DAMAI DALAM RITUS HIDUP. Ritus keagamaan bagi banyak dari kita sudah dilakukan secara sungguh-sungguh. Meskipun demikian ritus agama terbatas. Ritus yang tidak terbatas justru ada dalam kehidupan sehari-hari. Ketika sendirian pun ritus hidup tetap berlangsung.  RITUS DAMAI DALAM BERPIKIR. Ketika berpikir ritus hidup tetap terjadi, saat itu kita bisa memandang ke dalam diri , apakah dalam berpikir damai ada dalam pikiranmu. Kalau pikiranmu berisi kecemasan maka kedamaian tida...

Hidup Dalam Perspektif Allah

Cuplikan dari Buku Eksegese Orang Jalanan  Karya  Porat Antonius Minggu Hari Raya Pentakosta, Tahun A Sense of belonging merupakan salah satu dari sekian banyak kebutuhan manusia. Sense of belonging tidak sama dengan to have. Sense of belonging lebih dari to have. Memiliki sense of belonging ada kepenuhan yang berarti juga ada kepuasan. Sementara to have berhubungan dg memiliki tetapi belum mencapai kepenuhan apalagi kepuasan. Yang dipaparkan dalam ketiga bacaan minggu Pentakosta ini adalah gambaran tentang hidup dengan sense of belonging. Yaitu menggambarkan tawaran Allah untuk manusia. Allah menawarkan kepenuhan hidup kepada manusia. Allah juga menawarkan jalan menuju kepenuhan hidup itu yakni melalui beriman kepada Yesus, mendengarkan firman Nya dan melakukan kehendak Nya. Semua ini bukan untuk Yesus melainkan untuk manusia. Manusia lah yang mengalami kepenuhan. Dari sudut pandang ketiga bacaan, masalah yang ada pada manusia itu terletak pada hidup yang tidak berdasarkan...

TEMPUS ET SPATIUM ATAU SPACE AND TIME - BHS Klaten (Part 1) - 24 Mei 2025

Satu Kebenaran yang diakui dan diterima oleh semua pemikir dari dahulu kala adalah Tempus dan spatium. Kedua hal ini bahkan diterima sebagai Rahmat tertua dan karenanya diterima sebagai kebenaran tertua hingga sekarang. Spatium dan Tempus atau space and time adalah dasar dari segenap kebenaran lain karena seluruh peristiwa hidup yang lain terjadi di atas space and time. Dengan kata lain space dan time adalah fondasi seluruh kebenaran tentang manusia. Siapa yang menggunakan space dan time sesuai  dengan hakekatnya sebagai dasar maka dia hidup. Manusia sudah cukup berhasil menggunakan space. Dia membagi space sesuai fungsinya walaupun amburadul. Jika kita berhenti pada kelihaian membagi space maka kita baru masuk ke Sebagian kecil dari Rahmat. Rahmat yang terbesar ada pada time/tempus.  TEMPUS, NON SPATIUM, GRATIA EST.  Karena Rahmat terbesar ada pada tempus maka kita paham bahwa Tempus, non spatium, gratia est atau sering disingkat Tempus Gratia Est – Waktu adalah Rahmat. ...